Tuesday, 07 Sep 2010
 
 

Main Menu


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/forum491/public_html/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99

BERITA UPDATE

detikNews - Berita
Detik.com sindikasi

Link Mitra


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/forum491/public_html/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99
Wirausahawan baru boleh ajukan KUR PDF Print E-mail
Written by dede   
Wednesday, 23 December 2009 08:23

JAKARTA: Wirausahawan baru dibolehkan mengakses kredit usaha rakyat (KUR), setelah pemerintah mengubah ketentuan syarat peminjam kredit itu harus sudah memulai usaha minimal 6 bulan. Choirul Djamhari, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian Negara Koperasi dan UKM, mengatakan kriteria debitor sesuai keputusan Komite Kebijakan KUR yang diketuai Menko Perekonomian.


"Wirausahawan baru dan usaha mikro, kecil menengah (UMKM) yang belum pernah mengakses kredit ke bank, masuk kategori debitur yang diperkenankan mengakses KUR, sesuai keputusan komite tingkat Menteri" ujar Choirul, kemarin.

Keputusan lainnya adalah penghapusan sistem informasi debitur (SID) untuk kredit mikro maksimal Rp5 juta. Kebijakan baru tersebut diyakini bisa memperbesar serapan KUR yang disediakan Rp100 triliun hingga 2014. Poin lain yang telah diselesaikan di antaranya penambahan bank pelaksana. Keputusannya adalah menerima 13 bank anggota Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda).

Adapun bank swasta nasional yang telah menyatakan siap menjadi penyalur KUR belum diputuskan kesertaannya, "Karena revitalisasi program ini dilakukan secara bertahap."

Pada awalnya pemerintah hanya menargetkan penambahan delapan bank peyalur, tetapi berkembang menjadi 16 bank calon penyalur. Penetapan anggota Asbanda yang menjadi penyalur KUR hanya yang betul-betul siap, sehingga penyebarannya meluas. Dalam 2 tahun perjalanan KUR, penyerapan terbesar berupa modal kerja, diikuti kredit konsumtif dan kredit investasi. Padalah, prioritasnya adalah kredit modal kerja, dan investasi.

Direktur Eksekutif Asbanda Nazwar Nazir tidak bersedia mengungkapkan 13 BPD yang menjadi peserta KUR, karena dirinya belum menerima secara tertulis tentang keikutsertaan itu."Kami akan mengumumkan jika sudah menerima ketetapan pemerintah." Asbanda, kata Nazwar, pada 2010 belum berani menyalurkan KUR dalam kapasitas besar. Asbanda hanya memasang target Rp3 triliun.

Oleh Mulia Ginting Munthe
Bisnis Indonesia, Rabu, 23/12/2009