Sunday, 05 Sep 2010
 
 

Main Menu


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/forum491/public_html/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99

BERITA UPDATE

detikNews - Berita
Detik.com sindikasi

Link Mitra


Warning: Parameter 1 to modMainMenuHelper::buildXML() expected to be a reference, value given in /home/forum491/public_html/libraries/joomla/cache/handler/callback.php on line 99
KUMKM Perlu Genjot Iptek

article thumbnail

Kadin bawa isu UKM di Entrepreneurship Summit     JAKARTA: Penerapan ilmu pengetahun dan teknologi (Iptek) bagi pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil menengah (KUMKM) perlu digenjot guna [ ... ]


Kredit UKM di Daerah Tumbuh

article thumbnail

MALANG: Penyaluran kredit usaha mikro kecil menengah (UMKM) di sejumlah wilayah di Tanah Air dilaporkan mengalami pertumbuhan. Di Malang misalnya, penyaluran kredit UMKM di wilayah Kantor Bank Ind [ ... ]


Other Articles
Selamat datang di forumukm
Dana dari LPDB harus tepat sasaran

JAKARTA : Pemerintah menegaskan penyaluran dana bergulir yang dikelola Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB-KUMKM) harus tepat sasaran, yaitu untuk pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil yang telah feasible tetapi belum bankable.

Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan menegaskan sasarannya harus tepat, karena lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koperasi tersebut memiliki peran sama dengan instasinya, yakni menjadi stimulator.

"Oleh karena itu penyalurannya haris tepat sasaran, tepat guna, dan bisa mengioptimalkan pemberdayaan sektor riil. Terutama yang usaha sudah feasible, tetapi belum bankable," ujar Sjarifuddin Hasan, pekan lalu.

Terhadap pelaku usaha yang sudah bankable, katanya, akses permodalannya (kredit) diarahkan pada program kredit usaha rakyat (KUR) yang dilayani oleh 13 perbankan dibantu lembaga keuangan lain melalui penyaluran linkage program.

Dia mengemukakan jika dana yang diokelola LPBD bisa diakses usaha besar, berarti pemanfaatannya sudah tidak tepat, sebab sasaran operasional LPDB-KUMKM adalah usaha yang belum eksis.

Sjarifuddin mengatakan LPDB bukan berfungsi meningkatkan atau memperbesar kapasitas satu badan usaha.

"Sifatnya hanya merangsang agar usaha baru tersebut berjalan dengan baik."

Meski dana bergulir yang dialokasikan menjadi stimulan, suku bunga tetap diberlakukan terhadap penyalurannya. Akan tetapi, bunga tersebut tidak terfokus kepada profit, tetapi untuk biaya administrasi dan karyawan yang tidak masuk dalam struktur kepegawaian.

Jadi, bunga tersebut prioritasnya hanya untuk menutupi biaya operasional. Kebijakan ini sama halnya dengan pemberlakuan bunga dari penyaluran dana KUR yang dilakukan 19 perbankan juga mengacu pada biaya operasional.

Produk China

Read more...
 
Daya saing UKM akan ditingkatkan

Kementerian Koperasi dan UKM akan memperkuat daya saing pelaku usaha sektor riil dengan mengedepankan tema persaingan dalam kualitas, bersaing dalam harga, dan bersaing dalam pelayanan.

Pelaksana Harian Deputi Bidang Pemsaran dan Jaringan Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram, menjelaskan tema tersebut merupakan salah satu dari beberapa program yang diusung untuk memperkuat daya saing UKM nasional menghadapi ritel modern dan pasar global.

Read more...
 
MEMBERDAYAKAN UKM MELALUI GOOGLE

lnternet diyakini Riyeke Ustadiyanto menjadi jalur bebas hambatan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia.Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-40 Media Indonesia, kami menyajikan 40 sosok terpilih. Berikut ini ialah sosok ke-34, pebisnis daring yang mengupayakan kiprah UKM ke jalur perdagangan internasional.

Sica Harum

Read more...
 
Pengembangan usaha kecil bukan sekadar permodalan

Tas tangan yang terbuat dari anyaman rotan hasil produksi Kusronto, tampak biasa-biasa saja. Kerajinan tangan produk dari Asto Craft, usaha kecil yang didirikan dan dijalankan oleh Kusronto, terlihat sederhana.

Meskipun tas tangan tersebut diberi aksen kombinasi balutan kain bermotif kembang-kembang kecil, tetapi dengan memakai kualitas kain yang standar, pemilihan motif yang terkesan apa adanya, sehingga tidak membuat kesan mewah produk tersebut.

Read more...
 
“Diperlukan agenda yang jelas untuk memperkuat UMKM menghadapi ACFTA”

Pernyataan Pers

JARINGAN NASIONAL PENDUKUNG USAHA KECIL DAN MENENGAH (JNPUKM)

 

“Diperlukan agenda yang jelas untuk memperkuat

UMKM menghadapi ACFTA”

 

Jakarta, 2 Maret 2010. Pelaksanaan perjanjian perdagangan bebas ASEAN-China (ACFTA) harus dibarengi dengan kebijakan politk ekonomi pemerintah yang jelas dan tegas, khususnya untuk membangun daya saing dari keuntungan komparatif (comparative advantage) menjadi keutungan yang kompetitif (competitive advantage).  ACFTA bisa menjadi mimpi buruk bagi UKM Indonesia jika tidak ada keseriusan pemerintah untuk mendukung peningkatan daya saing UMKM dan menjamin iklim usaha yang kondusif. Perlu ada koordinasi pemerintah pusat dan daerah yang dibarengi pula dengan sinergi yang erat pemerintah dan swasta untuk berbagi kerja menghadapi bersama ancaman ini agar menjadi peluang bisnis.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>

Page 3 of 14